Program Sosialisasi Seks Bebas Pada Kalangan Remaja di SMAN 1 Sukomoro

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Riska Ratnawati
Kharisma Nur Sa'adah
Silvia Nabilatun Nazhifah
Aiskha Nurul Izzah
Anastasya Trivena Shevalin Apono
Ayunda Hapsari Valentina
Eliyan Prasetiya
Ica Mida Suryawati
Mutiara Azahro Putri Suhud
Vinda Mahardika

Abstract

Generasi Remaja perlu didukung oleh orang dewasa dan diberi pendidikan seksual yang komprehensif untuk mencegah kasus HIV/AIDS dan seks pranikah. Kegiatan sosialisasi di SMAN 1 Sukomoro bertujuan mencegah perilaku seks bebas agar generasi muda menjadi sehat dan bertanggung jawab. Penyuluhan seks bebas di SMAN 1 Sukomoro pada 16 Mei 2024 pada  kelas X SMAN 1 Sukomoro sebagai subjek penyuluhan dengan 28 responden. Materi penyuluhan meliputi pengertian, pandangan, variasi, faktor penyebab, dampak dan akibat seks bebas, serta tanda-tanda penyakit kelamin. Hasil: 1 orang (3,57%) pengetahuan kurang, 6 orang (21,43%) pengetahuan cukup, 21 orang (75%) pengetahuan baik. Kesimpulan Kegiatan penyuluhan di SMAN 1 Sukomoro, dengan tema "Bahaya Seks Bebas pada Remaja" berhasil meningkatkan pengetahuan peserta didik dalam pendidikan seksual. sehingga siswa-siswi dapat lebih memprioritaskan kesehatan reproduksi mereka

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

  1. Hurlock EB. Development psychology. New York, McGraw-Hill; 1898. 952 p.
  2. Fauziyah, Tarigan FL, Hakim L. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Kabupaten Aceh Utara Tahun 2021. Jurnal of Healthcare Techology and Mediccine. 2021;7(2):1526–45.
  3. Ipah Saripah, Nadia Aulia Nadhiroh, Pepi Nuroniah, Rina Nurhudi Ramdhani LAR. KEBUTUHAN PENDIDIKAN SEKSUAL PADA REMAJA: BERDASARKAN SURVEI PERSEPSI PENDIDIKAN SEKSUAL UNTUK REMAJA. Jurnal Bimbingan dan Konseling terapan. 2021;5(1).
  4. Munawaroh S, Wijaya AP, Nafis I, Patricia I, Widiyanti RP, Ardiansyah F, et al. Pentingnya Penerapan Sex Education dalam Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. 2024;8(1):747–61.
  5. Nurlaeli H. Pentingnya Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas pada Remaja Santri Putri Pondok Pesantren Watu Ringkel Darussalam-Karangpucung. Prosiding Seminar Nasional WIJAYAKUSUMA. 2020;204–15.
  6. Tarigan IL, Muadifah A, Arum Wardani K, Elystia N. Edukasi Perilaku Seks Bebas: Perspektif Psikologi, Kesehatan Dan Agama Di Kecamatan Tulungagung, Jawa Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak. 2021;2(1):23–8.
  7. Ekawati R, Wulansari NLT, Herdito RD. Metode sosialisasi SMA dalam pengenalan kampus di era pandemi. Humanika. 2022;22(2):127–38.