Edukasi Tentang Pola Makan Dan Gaya Hidup Sehat Sebagai Upaya Mencegah dan Menangani Kejadian Dispepsia Pada Petani di Desa Babah Lueng

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Jun Musnadi Is
Fikri Faidul Jihad
Chairiyaton Chairiyaton
Sufyan Anwar

Abstract

Pola makan dan gaya hidup sehat merupakan harapan semua orang, sehingga orang-orang dapat hidup tanpa gangguan kesehatan dan dapat menjalani hidup dengan produktif. Pola makan dan gaya hidup yang tidak baik dapat berdampak timbulnya masalah kesehatan, terutama gangguan pencernaan seperti dispepsia. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan (edukasi) petani tentang cara melakukan pencegahan dan penanganan dyspepsia melalui pola makan dan gaya hidup sehat di Desa Babah Lueng. Dispepsia adalah gangguan pencernaan yang sering terjadi dan penyakit ini dipicu oleh makanan berlemak, pedas, dan kebiasaan makan yang tidak teratur. Gaya hidup seperti merokok, kurang tidur, dan aktivitas fisik yang minim juga diketahui ikut memainkan peran penting terhadap peningkatan kejadian dispepsia. Metode edukasi yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah dan tanya jawab. Selain itu, peserta diminta untuk mengisi kuesioner pretes dan postes tentang pola makan dan gaya hidup sehat yang dapat mencegah dan menangani dispepsia. Dari 30 peserta hasil edukasi menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan pola makan dan gaya hidup peserta sebelum dan setelah edukasi. Hasil pretest hanya 35% yang mengetahui dengan baik pola makan sehat dan gaya hidup sehat, namun hasil posttest meningkat menjadi 70% peserta yang mengetahui dengan baik. Edukasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan peserta tentang pola makan dan gaya hidup sehat untuk mencegah dan menangani dyspepsia. Peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang sudah mereka meiliki dalam kehidupan sehari-hari dan dapat menyebarkan informasi tersebut kepada orang-orang disekitar mereka yang tidak hadir atau diundang saat kegiatan pengabdian dilaksanakan

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

  1. Farhud DD. Impact of Lifestyle on Health. Iranian journal of public health. 2015; 44(11): 1442–1444.
  2. Harer KN, Hasler WL. Functional Dyspepsia: A Review of the Symptoms, Evaluation, and Treatment Options. Gastroenterology & hepatology. 2020; 16(2): 66–74.
  3. Suryati. Karakteristik Penderita Dispepsia Pada Kunjungan Rawat Jalan Praktek Pribadi Dr. Suryanti Periode Bulan Oktober-Desember 2018. Menara Ilmiah. 2019; 13: 140–147.
  4. Sidik AJ. Diagnosa dan tata laksana dipepsia. Cermin Dunia Kedokteran. 2024; 51(3): 140-144.
  5. Hidayat R., Susanto A, Lestari A. Literature Review: The Relationship between Eating Habits and Dyspepsia in Adolescents: Kajian Literatur: Hubungan Kebiasaan Makan dengan Kejadian Dispepsia pada Remaja. Amerta Nutrition. 2023; 7(4): 626–637.
  6. Rane SV, Asgaonkar B, Rathi P, Contractor Q, Chandnani S, Junare P, et al. Effect of moderate aerobic exercises on symptoms of functional dyspepsia. Indian journal of gastroenterology : official journal of the Indian Society of Gastroenterology. 2021; 40(2): 189–197. https://doi.org/10.1007/s12664-021-01174-8
  7. Wibawani EA, Faturahman Y, Purwanto A. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dispepsia Pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam Di RSUD Koja (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020). Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia. 2021; 17(1): 257-266.
  8. Purnamasari L. Faktor Risiko, Klasifikasi, dan Terapi Sindrom Dispepsia. Continuing Medical Education. 2017; 44(12): 870-873, doi:10.55175/cdk.v44i12.691.
  9. Zakiyah W, Agustin AE, Fauziah A, Sa’diyyah N, Mukti GI. Definisi, Penyebab, Klasifikasi, dan terapi sindrom dispepsia. J Health Sains. 2021; 2(7): 978-985.
  10. Andini R, Kayrus A. Penatalaksanaan Holistik Dispepsia Fungsional pada Wanita Usia 21 Tahun dengan Melalui Pendekatan Dokter Keluarga. Medula. 2023; 12(4): 718-728.
  11. Ashari AN, Yuniati, Murti IS. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Dispepsia Fungsional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Jurnal Sains Dan Kesehatan. 2024; 4(2). https://jsk.ff.unmul.ac.id/index.php/JSK/article/view/355
  12. Thoriq MA, Ariati A. Hubungan pola makan dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UISU angkatan 2018 . Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. 2023; 22(1): 38-42. https://doi.org/10.30743/ibnusina.v22i1.363
  13. Koloski NA, Jones M, Walker MM, Holtmann , Talley NJ. Functional dyspepsia is associated with lower exercise levels: A population-based study. United European gastroenterology journal. 2020; 8(5): 577–583. https://doi.org/10.1177/2050640620916680
  14. Wei Z, Yang Y, Du T, Hao Y, Liu N, Gu Y, et al. Exercise is inversely associated with functional dyspepsia among a sample of Chinese male armed police recruits. BMC Gastroenterol . 2023; 23: 430. https://doi.org/10.1186/s12876-023-03072-z
  15. Susanti R, Rahayu AA, Hasmi AA. Stress and dyspepsia symptoms among students in Indonesia: a cross-sectional study. Journal of Community Mental Health and Public Policy. 2024; 7(1): 60-70. https://doi.org/10.51602/cmhp.v7i1.166
  16. Anwar S, Is JM, Marniati, Khairunnas, Murdani I. Upaya peningkatan pengetahuan Lansia tentang hipertensi di desa Alue Keumang Kecamatan Pante Cermin Kabupaten Aceh Barat. Semanggi. 2022; 1(2).
  17. Notoatmojo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Ed. Revisi. Jakarta: Rineka Cipta. 2014.