Peningkatan Kompetensi Guru IPA SD di Kecamatan Metro Utara Melalui Pelatihan Pembuatan dan Pengembangan Alat Peraga Fisika

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Amir Supriyanto
Gurum Ahmad Pauzi
Pulung Karo-Karo
Syafriadi Syafriadi
Ahmad Faruq Abdurrahman
Ayu Aprilia

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru IPA SD di Kecamatan Metro Utara dalam merancang dan mengembangkan alat praktikum sederhana untuk mendukung pembelajaran IPA, khususnya Fisika. Pelatihan ini mencakup ceramah, diskusi dan praktik pembuatan media praktikum. Media praktikum yang dibuat antara lain media pembelokan cahaya, konveksi pada zat cair dan termometer sederhana. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan guru. Rata-rata nilai peserta pelatihab meningkat signifikan dari 26,92% menjadi 63,08%. Hal ini menunjukkan efektivitas pelatihan dalam meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktikum. Hal ini diharapkan berdampak positif pada kualitas pembelajaran IPA di tingkat sekolah dasar, menjadikan Fisika sebagai mata pelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh siswa.


 


Kata kunci: guru IPA SD; alat praktikum sederhana; pembelajaran Fisika; evaluasi pelatihan


Abstract


This community service activity aims to enhance the competencies of elementary science teacher in Metro Utara in designing and developing simple practical tools to support science learning, especially Physics. The training involved lectures, discussions, and practical sessions to create simple practical media, such as tools for demonstrating convection in liquids, light reflection, and simple thermometer construction. Evaluation was conducted through pretest and posttest to measure changes in the teachers ‘knowledge and skill. The participants’ average scores increased significantly from 26,92% to 63,08%, indicating the training’s effectiveness in improving conceptual understanding and practical skills. These results are expected to positively impact the quality of science education at the elementary level, making Physics an engaging and easily understood subject for student.  


Keywords: elementary science teachers; simple practical tools; Physics learning; training evaluation

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

References

  1. Taufik Rahman NNS. Program Pembelajaran Praktikum Berbasis Kemampuan Generik (P3BKG) dan Profil Pencapaiannya (Studi deskriptif pada Praktikum Fisiologi Tumbuhan Calon Guru Biologi). 2020.
  2. Suseno N, Riswanto R, Aththibby AR, Alarifin DH, Salim MB. Model Pembelajaran Perpaduan Sistem Daring dan Praktikum untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Psikomotor. Jurnal Pendidikan Fisika. 2021 Mar 25;9(1):42.
  3. Aini E, Syukri M. Korelasi Uji Keterampilan Proses Sains dan Uji Kemampuan Kognitis Siswa SMA. 2020.
  4. Rahman D, Kendala dan Alternatif Solusi A. Analisis Kendala dan Alternatif Solusi terhadap Pelaksanaan Praktikum Kimia pada SLTA Negeri Kabupaten Aceh Besar [Internet]. Vol. 03, Jurnal Pendidikan Sains Indonesia. 2015. Available from: http://jurnal.unsyiah.ac.id/jpsi
  5. Rahmah N, Iswadi I, Asiah A, Hasanuddin H, Syafrianti D. Analisis Kendala Praktikum Biologi di Sekolah Menengah Atas. BIODIK. 2021 Jun 17;7(2):169–78.
  6. Via Arisca O, Rita Marpaung RT, Yolida Pendidikan Biologi FKIP Universitas Lampung B, Soemantri Brojonegoro No J, Lampung B. Kesulitan Guru IPA Kelas VIII se-Kecamatan Metro Pusat dalam Merencanakan dan Melaksanakan Asesmen.
  7. Santoso J, Srikandi Octaviani dan, PGRI Metro S. Peran Guru Sebagai Fasilitator dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Vol. 1, Journal of Elementary School Education.
  8. Indra Sakti. Korelasi Pengetahuan Alat Praktikum Fisika dengan Kemampuan Psikomotorik Siswa di SMA Negeri Kota Bengkulu. Jurnal Exacta. 2011 Jun;IX.